Y2E Blog






         A place for livin’ A new Chapter of life

September 5, 2009

Hello Again..

Filed under: Uncategorized — y2e-lionheart @ 12:37 am

Gila ya…semenjak zaman Facebook, Friendster udah ditinggalkan jutaan user-nya. Jujur gw aja males buka FS lg. Selain interfacenya yg gak menarik, user yg mulai alay semua, sampai fitur yg tidak menarik bikin gw cm log in friendster sekali sebulan (itu pun paling cm liat viewer sm ultah temen).

tp hari ini pas gw log in,rasanya pengen nge-blog lagi disini. Entah kenapa semenjak berhenti aktif di FS, gw mulai berhenti nge-blog. Fitur blog di FB menurut gw kurang friendly. Sementara blog-blog yg gw bikin di Blogspot semua terbengkalai. Paling yg agak aktif sekarang, blog review lagu gw. Itu pun postnya masih sedikit.

Kayaknya masa2 gw aktif di social networking udah lewat, begitu juga blogging. Entah beberapa tahun ke depan profil FS ini mau jadi apa. Mungkin gw delete kali yah.

Anyway, cukup sampe sini aja dl. Gw gak tau lagi mau nulis apa.

Peace out…..

May 6, 2009

A Little Note On A Prayer

Filed under: Uncategorized — y2e-lionheart @ 3:32 am

God…if i had one wish for my love life
All I’m asking for is,
Everything she see, everything see feels, and everything she touches
Reminds her of me

Because, if it can’t change her heart
Then nothing can…

April 15, 2009

Ingatlah Untuk Bersyukur

Filed under: Uncategorized — y2e-lionheart @ 10:33 am

Terkadang kita terlalu terpaku pada rutinitasnya, sehingga lupa untuk sekedar berdoa. Kita semakin sering mengeluh dan lupa untuk sekedar mengucapkan syukur. Padahal kita bukanlah tergolong orang-orang yang tak beruntung. Buktinya kita masih bisa duduk santai sambil membuka Friendster dan membaca post ini.

Saat kau memesan makanan, dan pesanan yang datang ternyata salah, kau marah, kau menganggap itu tidak seharusnya terjadi. Tapi bersyukurlah, karna kau masih mampu membayar makanan yang kau mau. Masih banyak orang lain yang harus merangkak ditengah aspal panas, atau berdiri semalaman ditengah hujan, hanya untuk sesuap nasi.

Saat sahabatmu membuatmu kecewa, kau mengeluh. Kau menganggap tidak seharusnya seorang sahabat mengecewakanmu. Tapi bersyukurlah, karna kau masih memiliki seorang sahabat. Masih banyak orang disekitarmu yang berharap untuk sekedar memiliki teman. Untuk memiliki harta tak ternilai yang bisa kau jadikan pegangan kelak.

Saat orang tuamu marah padamu, menasihatimu dengan berbagai hal yang sebenarnya sudah kau ketahui, kau kesal. Kau berharap orang tuamu bisa mengerti dirimu dan merubah sikap mereka. Tapi bersyukurlah, karna kau masih punya orang tua. Banyak anak yang telah kering air matanya karna menangisi orang tuanya yang telah tiada. Atau bahkan sekedar ingin tahu siapa orang tuanya.

Saat kau lelah karna pekerjaanmu yang menyita waktu, atasanmu yang otoriter, atau bawahanmu yang tidak bisa diatur, kau mengeluh dan berharap untuk pekerjaan yang lebih mudah. Tapi bersyukurlah, karna kau masih memiliki pekerjaan. Masih banyak orang yang harus berjalan kesana kemari, menempuh jarak jauh dari rumah, hanya untuk mencari sebuah pekerjaan.

Saat kau pulang dan kondisi rumahmu berantakan, Istrimu tak menyiapkan makanan, anak-anakmu berteriak kesana-kemari. Kau mengeluh dan merasa tertekan. Besyukurlah, karna kau masih memiliki rumah dan keluarga. Masih banyak orang yang tidur beratapkan langit malam, dan orang-orang yang hidup sendiri tanpa cinta kasih.

Saat kau melihat teman-temanmu menghabiskan waktu bersama kekasihnya. Dan kau mengutuk dirimu yang tak memiliki pasangan hingga kau habiskan waktumu sendiri di depan televisi setiap malam. Bersyukurlah, karna kau masih memiliki banyak waktu untuk memilih pasangan yang tepat, dan menghabiskan waktu pribadi yang mungkin takkan kau dapatkan saat kau memiliki kekasih nanti.

Dan bila kau merasa hari ini adalah hari yang buruk bagimu. Bersyukurlah, karna kau masih bernafas, dan kau makin kuat untuk menghadapi semuanya besok hari.

April 2, 2009

Untukmu…Puisiku

Filed under: Uncategorized — y2e-lionheart @ 7:45 am

Maaf aku terlambat hadir

Dan aku terlambat untuk menjawab

Namun sungguh, bukan maksudku menyakitmu, atau menyakiti diriku

Memang ku akui hatiku masih tertinggal disana

Masih meratapi langit masa lalu

tapi percayalah, aku sudah jauh melangkah

Lebih jauh dari yang kau kira…

Aku tak ingin berdiri di depanmu, atau bahkan disampingmu

Aku ingin berdiri di sudut terjauh hidupmu

Hanya agar ku tetap bisa memandangmu

Seperti matahari yang menatap bumi tanpa bisa menyentuhnya

Karna itulah aku, karna itulah inginku

Ku tak lagi ingin memilikimu

Aku hanya ingin menjadi sesuatu yang ada di hidupmu

Baik kau sadari ataupun tidak hadirnya aku

Karna percayalah, cinta yang terus kau ucapkan

Lebih rumit dari sekedar sebuah kata

March 10, 2009

Aku Mencintaimu

Filed under: Uncategorized — y2e-lionheart @ 1:50 am

Aku mencintaimu dengan sebenarnya dengan tanpa syarat,

Aku mencintai pengertianmu yang tanpa keraguan,

Aku mencintaimu dengan jujur dengan tanpa tipuan,

Aku mencintaimu dengan kreatif dengan tanpa persyaratan,

Aku mencintaimu sekarang dengan tanpa kecuali,

Aku mencintaimu dengan sesungguhnya dengan tanpa kepura-puraan,

Aku mencintai jiwamu tanpa mengharap,

Aku mencintai keberadaanmu dengan tanpa tuntutan.

February 21, 2009

Apa Kabarmu Hari Ini?

Filed under: Uncategorized — y2e-lionheart @ 8:33 am

Apa kabarmu hari ini?
Apakah masih kau berjalan dalam kebimbangan yang kau bawa sejak dulu?
Ataukah kau sudah temukan jalan terbaik bagi masa depanmu?

Masih sakitkah hatimu itu?
Atau kau hanya sekedar menyimpannya untuk membawamu tegar mengarungi waktu?
Karna sungguh aku selalu ada didekatmu
Menatapmu dari sudut jauh di langit biru

Mungkin kau ingin mengiba pada dunia
Tapi aku tau kau tegar, kau lebih keras dibandingkan karang di lautan
Kau kan selalu bangkit dan mengejar mimpi
Dan tak seorang pun yang sadari seberapa besar bebanmu hari ini

Aku bukan Dia yang mampu berikanmu nafas kehidupan
Aku hanya seongok kanvas kecil menunggu lambaian kuas jemarimu
Seberapa besar kuminta, tak akan pernah kulepas dari kekosongan
Hingga tiba saatnya, biarlah imajinasimu berdansa dipelukanku

Aku Kembali Bukan Untuk Membawa Luka

Filed under: Uncategorized — y2e-lionheart @ 8:17 am

Aku kembali bukan untuk membawa luka
Aku datang untuk memberi sebuah makna yang tak terjabarkan
Karna kata tak mampu melukiskan apa yang kupendam
Makna yang hanya kau tahu bila kau rasakan

Bukan sekejap kurasakan damai rindumu
Tidak pula secuil hati yang kau ambil dariku
Kau telah membawa sebagian besar cemas maupun tawaku
Seolah setengah nyawaku ada bersama senyummu

Kala dulu kita mengarungi tiap kata
Yang tertuliskan lewat guratan dalam pena
Puisi yang berulang kali kau berikan
Seakan mencoba mengungkap arti kehidupan

Kini aku menunggu dalam senyap angin malam
Tak pernah pasti apa yang terus kunantikan
Mencoba untuk bermimpi dan terpejam
Kuharap kau datang sekali lagi membawa jawaban

February 14, 2009

Kau Kan Tersenyum

Filed under: Uncategorized — y2e-lionheart @ 6:54 am

Kau kan tersenyum,
Kala mentari hadir di pagi hari
Ramah sinarnya kan sejukan hatimu yang t’lah lebur dalam duka
Dia takkan bergeming hingga kau terbangun dari mimpimu

Kau kan tersenyum,
Kala percikan air menyentuh kulitmu
Layaknya buaian lembut penuh kasih ia membuatmu s’lalu terjaga
Hingga kau mampu meluruhkan semua beban yang kau pendam

Kau kan tersenyum,
Saat angin menyapu setiap jejakmu
Membawa sejarah yang kau petakan dibumi ke semua sudut dunia
Agar semua insan tau kau ada

Kau kan tersenyum,
Kala kau terjatuh dan terluka
Karna aku kan berdiri disana berjuang dan mengajakmu bangkit
Dan kan selalu kuulurkan tanganku

Jadi, tetaplah tersenyum…

February 10, 2009

Lagi Kangen Suster Delfina

Filed under: Uncategorized — y2e-lionheart @ 12:04 am

Hari ini gw diajak Ronny makan di lapo gundaling. Dan entah kenapa, dirumah makan dengan suasana batak,makan dengan orang batak,dan menyantap makanan batak, yang terngiang-ngiang di kuping gw malah lagu sanjojo yang jelas-jelas berasal dari Papua. Mungkin karna Ronny pernah tinggal di Papua kali yah? Hmmm,i can relate to that.

Lagu Sajojo ini tiba-tiba mengingatkan gw akan seseorang yang lama banget gak pernah gw temui lagi. Kenangan gw balik saat masih SMP dan disetrap di tengah lapangan bulutangkis bareng temen2, gara2 menjadi dalang perang pistol air di sekolah. Yg gw inget saat itu ada Yulianita,Susan,Tata,Andi,…and i forget the rest.

Anyway, kami yang harusnya menyesal karena dihukum, bukannya menunjukan wajah bersalah,malah asik menari poco-poco dan sajojo dengan koreografi yang berantakan. Suster Delfina, kepala sekolah yg lagi menghukum kami,akhirnya geleng-geleng kepala sambil ketawa,trus curhat ma pastor yayasan. Besok2nya gw dan temen2 lain yang disetrap,disuruh mimpin senam poco-poco disekolah. Hahaha…

Yep,gw lagi kangen berat sama suster Delfina. Dari SD sampai SMP beliau selalu jadi kepala sekolah gw.She’s like an aunt i’ve never had (to old to be a mom,and to young to be a grandmother). Yeah, kinda’ like fun,but rather strict and old school type of aunt. She always smile when i got into trouble and taken to her office. But the way she talks, never made you fool enough to talk back. She got a charisma that i never saw in my other headmasters.

Anak-anak selalu memplesetkan SPCnya menjadi Suster Paling Cerewet.Dan gw sampai sekarang masih gak tau apa kepanjangan SPC itu. Ada yg tau?

Kangen banget pengen ketemu beliau lagi. Berbagi cerita dan curhat seperti
dulu lagi. Ada yang tau beliau sekarang dimana? Kabar terahkir yg gw dapat,
dia lagi di Jakarta. Tp gak jelas dimana.

February 3, 2009

Bunga Kecil Itu Pun Tumbuh

Filed under: Uncategorized — y2e-lionheart @ 4:41 am

Kali ini ku kembali ke jalan setapak itu
Jalan penuh kenangan yang dulu pernah kulalui
Yang dulu pernah menjadi semangat hidupku
Tempat dimana tumbuh bunga kecil

Kudapati ia di tempat yang sama
Tempat dimana dulu ku jaga dan kurawat dia
Ia telah tumbuh menjadi bunga yang cantik
Yang tumbuh dibalik pohon akasia tua

Namun saat kuhampiri dirinya
Tak ada lagi senyum indah dalam warnanya
Tak ada lagi tawa riang dalam kelopaknya
Ia hanya terpaku diam menisik angin yang berhembus

Kudapati seekor kumbang bertengger di daunnya
Menjaga dan menemaninya dalam suka maupun duka
Kumbang yang hadir dalam kehidupannya
Membuatnya tertawa riang seperti dulu lagi

Ia bukan lagi bunga kecilku yang dulu
Ia tumbuh kuat dan dewasa kala kutinggalkan
Dan kini ia tak mengharapkan aku tuk kembali
Karna ia t’lah menentukan jalan hidupnya

Kau t’lah tumbuh bunga kecilku
Mantapkanlah langkahmu dan jalani citamu
Ini saat terakhir kita berbagi cerita
Hingga nanti kita bertemu lagi di jalan yang berbeda

Next Page »